Jenis Kalung Emas: Model Tali Yang Awet, Cara Pilih, dan Perawatan Kalung Emas

Kalung emas merupakan perhiasan yang dipakaikan pada area leher dan terbuat dari emas murni atau campuran logam lain. Kalung emas menyumbang tampilan estetika bagi siapapun yang mengenakannya. Karena ukurannya yang agak panjang, kalung emas rentan putus. Maka dari itu, artikel ini akan membahas tuntas seperti jenis model kalung emas yang awet, cara pilih, dan perawatannya. Simak.
Model Tali Kalung Emas Yang Awet
Kalung emas bukan sekedar aksesoris, tapi punya nilai sebagai media investasi. Di kalangan masyarakat kita, kalung emas kerap dijadikan sebagai tabungan. Maka dari itu, model kalung yang awet menjadi primadona karena strukturnya yang kuat dan tidak mudah rusak.
Berikut ini beberapa model kalung emas yang tidak mudah putus.
1. Kalung Emas Rantai Gandum
Dikenal dengan sebutan wheat chain, kalung emas dengan rantai gandum terdiri dari untaian rantai berbentuk oval yang dipelintir.
Desain rantainya saling mengunci satu sama lain sehingga dikenal sebagai kalung yang awet
2. Kalung Emas Rantai Ular
Kalung dengan tali rantai punya tampilan lebih halus dan licin dengan struktur mirip tabung yang fleksibel. Tampak lembut, kalung ini justru punya struktur yang rapat sehingga tidak tersangkut benang pakaian atau rambut. Alasan inilah mengapa kalung dengan rantai ular direkomendasikan.
3. Kalung Emas Rantai Kotak
Kalung model ini tersusun dari mata rantai berbentuk kotak dan terhubung satu sama lain. Karena saling terkait dengan ukuran yang sama, kalung ini tidak menaruh beban hanya pada satu sisi atau bagian kalung, tapi beban tersebar secara merata.
Struktur rantainya stabil dan tidak berubah bentuk sehingga lebih awet dan tidak mudah putus.
4. Kalung Emas Rantai Figaro
Kalung dengan rantai figaro punya ciri khas berupa susunan mata rantai kecil dan besar yang diletakan berselang-seling.
Dari segi visual, kalung menggunakan rantai ini terlihat unik dan menawan. Sedangkan secara struktur, rantai ini mendistribusikan beban secara menyeluruh sehingga tidak mudah putus.
5. Kalung Emas Tali
Rope chain atau rantai tali identik dengan bentuknya yang mirip tambang. Kalung tali dinilai tidak mudah putus karena susunan rantai talinya menopang dan memberikan beban yang seimbang sehingga daya tahannya semakin kuat.
6. Kalung Emas Rantai Cuban Link
Namanya rantai kalung yang satu ini agak kurang familiar. Ditandai dengan mata rantai berbentuk oval dan saling mengunci. Kaling ini punya struktur yang padat dan terasa berat saat dikenakan.
7. Kalung Emas Rantai Singapura
Kalung emas dengan rantai singapura dibuat dari rantai curb yang dipelintir secara hati-hati. Dari proses itu, kalung ini tampak lebih mengkilap apabila terkena cahaya. Secara struktur, rantai singapura lebih elastis sehingga tidak mudah putus.
8. Kalung Emas Rantai Foxtail
Rantai Foxtail dibuat dari dua mata rantai yaitu mata rantai kotak dan mata rantai berbentuk v yang ukurannya kecil. Kombinasi dua mata rantai saling mengunci dengan rapat sehingga tercipta pola anyaman yang padat dan stabil. Hal inilah yang menjadi faktor utama mengapa rantai foxtail pada kalung dinilai lebih awet dan tidak mudah putus.
9. Kalung Emas Rantai Byzantine
Sudah pernah mendengar jenis tali kalung emas yang satu ini? Jika belum, rantai byzantine merupakan tali kalung yang dibuat rumit dan melibatkan banyak titik sambungan. Setiap mata rantainya saling terkait dengan kuat sehingga strukturnya lebih tahan tekanan, stabil, dan tidak mudah putus.
10. Rantai Rolo Double Link
Rantai ini menggunakan rantai bulat ganda yang saling terhubung. Sambungan antar rantai kecil dan besar memperkuat terhadap tarikan karena beban yang diterima kalung akan terbagi. Maka dari itu, kalung yang menggunakan tali model rolo couple link lebih tahan lama dan awet.
Cara Pilih Kalung Emas Yang Tepat
Supaya Anda mendapatkan kalung yang tepat dari segi visual, harga, dan kenyamanan. Simak beberapa cara memilih kalung emas dibawah ini.
1. Perhatikan Bentuk Wajah
Penting untuk mengetahui bentuk wajah sebelum memilih kalung. Bentuk wajah mempengaruhi tampilan ketika Anda mengenakan kalung.
Untuk wajah bulat, kalung dengan potongan V atau kalung panjang lebih ideal karena memberi efek yang membuat wajah tampak lebih tirus dan panjang. Sedangkan untuk wajah berbentuk lonjong atau panjang, pilih kalung model bulat atau tali lebih pendek agar tampilan wajah terkesan lebih kecil.
2. Pilih Desain Yang Sesuai
Memilih desain kalung bisa disesuaikan dengan apa yang paling Anda suka. Atau, kenali selera fashion dan kepribadian Anda ketika memilih kalung desain minimalis, bohemian, atau eksentrik. Karena, kalung yang sesuai dengan karakteristik anda apabila dipakai bisa meningkatkan rasa percaya diri dan terkesan lebih stand out.
3. Kalung Tidak Terlalu Panjang & Pendek
Panjang kalung amat menentukan kesan visual anda. Jika panjang kalung ideal, akan muncul kesan lebih santai dan cocok untuk tampilan formal maupun non formal. Namun, ketika kalung yang Anda pilih terlalu panjang atau pendek, akan muncul kesan visual tenggelam hingga kosong.
4. Sesuaikan dengan Warna Kulit
Warna kulit jadi penentu kalung yang Anda kenakan akan terlihat atau terkesan tenggelam. Apabila kulit Anda sawo matang, coba untuk mempetimbangkan kalung emas dengan warna putih dan kuning. Sedangkan untuk warna kulit yang cerah atau cool tone, pertimbangkan untuk mencoba kaling dengan warna kuning, putih, dan rose gold.
5. Tentukan Tujuan Pemakaian
Penting untuk Anda menentukan tujuan pemakaian terlebih dahulu. Apalagi, Anda berencana memakainya dan memadukannya dengan outfit untuk menghadiri acara tertentu. Pilih model kalung yang sederhana dan visual elegan apabila pakaian anda sudah mencolok. Sedangkan pakaian yang sederhana, pilihlah kalung dengan desain ramai seperti tambahan batu permata atau berlian.
Cara Merawat Kalung Emas
Meski banyak macam kalung emas terutama pada bentuk talinya, cara merawat kalung emas agar tetap awet, warnanya terjaga, dan mengkilap itu amat sederhana. Anda tidak membutuhkan alat khusus karena tersedia di rumah. Berikut cara-caranya.
1. Cuci dengan Cairan Pembersih
Supaya kalung emas tetap bersih dan mengkilap, Anda bisa mencucinya 2 minggu atau 1 bulan sekali secara mandiri di rumah. Gunakan cairan pembersih seperti deterjen, sabun cuci piring, dan sabun mandi bayi. Hindari menggunakan sabun dengan kandungan bahan kimia yang terlalu tinggi.
Cara membersihkannya cukup sederhana, merendam perhiasan dalam larutan air sabun selama 5-20 menit. Kemudian gunakan sikat gigi yang lembut dan bersihkan perlahan.
2. Lepas Perhiasan saat Make Up dan Mandi
Kandungan bahan kimia pada make up, sabun mandi, shampo, pasta gigi, hingga parfume dapat mengurangi kilauan pada perhiasan.
Jadi, kamu dianjurkan melepas kalung sebelum mandi dan memakainya setelah selesai make up.
3. Simpan dengan Benar
Setelah memakai perhiasan, letakan kembali di kotak perhiasan dan jangan diletakan bersamaan dengan benda logam lainnya. Kalung emas memiliki tali yang lumayan panjang sehingga bisa saling berkaitan satu sama alias terbelit.
4. Pakai Kalung di Momen Tertentu
Agar kalung tetap awet, tidak mudah rusak, dan warnanya tetap mengkilap. Anda bisa memakai kalung emas di momen tertentu saja misalnya, datang ke acara pernikahan, momen ulang tahun, makan malam romantis, dan lain sebagainya.
5. Hindari Cuci Kalung dengan Air Mendidih
Air mendidih bisa merusak batu permata pada kalung emas. Selain itu, air bersuhu terlalu tinggi dikhawatirkan melunturkan lem perekat batu permata sehingga mudah terlepas. Gunakan air dengan suhu stabil untuk mencuci kalung emas atau perhiasan lainnya.
Pertanyaan Umum
Siap Jual atau Cek Emas Anda?
Temukan outlet Raja Emas terdekat dan datang langsung, buka setiap hari.