Raja Emas Indonesia

Apa Itu Emas 24 Karat? Ketahui Ciri, Kelebihan, dan Kekurangannya

TTim Redaksi Raja EmasPanduan Perhiasan 5 menit baca
Apa Itu Emas 24 Karat? Ketahui Ciri, Kelebihan, dan Kekurangannya

Emas 24 karat adalah emas dengan tingkat kemurnian tertinggi, yaitu sekitar 99,99% tanpa campuran logam lain. Kadar tersebut menjadikannya standar emas murni yang dikenal dengan istilah fine gold. 

Jika Anda ingin memulai investasi emas, memahami kadar emas 24 karat merupakan langkah awal yang penting. Sebab setiap kadar emas memiliki karakteristik, nilai jual, dan fungsi yang berbeda-beda.

Artikel ini akan mengulas secara lengkap tentang emas 24 karat, mulai dari ciri-cirinya, kelebihan dan kekurangannya, hingga tips memilihnya sebagai aset investasi. Simak selengkapnya!

Apa itu Emas 24 Karat?

Di ranah logam mulia, karat merupakan satuan yang menunjukkan kadar kemurnian emas dalam suatu produk. Skalanya mulai dari 1 hingga 24, di mana semakin tinggi karatnya, semakin murni kandungan emasnya. Jadi, emas 24 karat adalah logam mulia dengan kandungan murni tanpa campuran perak, tembaga, atau logam lainnya.

Sebagai perbandingan, emas 22 karat memiliki kadar 91,6%, lalu 18 karat memiliki kadar 75%, sedangkan emas 14 karat memiliki kandungan 58,5% emas murni. Artinya, semakin rendah kadarnya, semakin besar kandungan campuran logam lain di dalamnya. 

Menghitung Kadar Kemurnian Emas 24 Karat

Kadar kemurnian emas 24 karat dapat dihitung menggunakan rumus berikut:

Kadar emas = (Jumlah karat : 24) x 100%

Contohnya, emas 18 karat dihitung sebagai berikut.

(18 : 24) x 100% = 75%

Artinya, emas 18 karat memiliki kadar emas murni sebesar 75%. Sedangkan sisanya merupakan campuran logam lain yang ditambahkan agar emas lebih kuat dan sesuai untuk berbagai kebutuhan.

Ciri-CIri Emas 24 Karat

Emas 24 karat memiliki sejumlah ciri fisik yang khas dan membedakannya dari jenis emas lain. Berikut beberapa karakteristiknya.

1. Warna Kuning Pekat

Emas 24 karat memiliki warna kuning keemasan yang cerah dan mengilap secara alami. Warna kuning tersebut berbeda dengan emas 18 karat atau 22 karat yang tampak sedikit lebih pucat karena adanya campuran logam lain di dalamnya.

2. Tekstur Lunak

Semakin tinggi kadar kemurnian emas, semakin lunak pula teksturnya. Sifat ini membuat emas 24 karat mudah tergores atau penyok sehingga kurang ideal jika digunakan untuk perhiasan sehari-hari.

3. Tahan Karat dan Korosi

Emas murni tidak mudah bereaksi dengan oksigen atau udara lembap di sekitarnya. Oleh karena itu, emas 24 karat tidak mudah korosi, berkarat, atau memudar warnanya, meskipun disimpan dalam waktu lama.

4. Bebas Alergi

Karena tidak mengandung campuran logam seperti nikel, emas 24 karat cenderung lebih aman untuk kulit yang sensitif. Sifat hipoalergenik ini menjadi salah satu kelebihannya jika dibandingkan dengan emas berkadar rendah.

5. Memiliki Densitas Tinggi

Emas murni memiliki densitas kurang lebih 19,3 gram/cm³, yang jauh lebih berat dibandingkan logam lain dengan ukuran yang sama. Sifat ini sering dimanfaatkan sebagai salah satu cara sederhana untuk menguji keaslian emas.

6. Nilai Jual Diakui Global

Karena kadar kemurnian emas 24 karat itu 99,99%, jenis emas ini memiliki standar harga yang lebih tinggi dan diakui secara internasional. Hal ini membuatnya cukup mudah untuk dijual kembali atau dicairkan menjadi uang tunai di berbagai negara.

Kelebihan dan Kekurangan Emas 24 Karat

Sebelum membeli emas 24 karat, penting bagi Anda untuk memahami terlebih dahulu kelebihan dan kekurangannya. Dengan begitu, Anda bisa menentukan apakah jenis emas ini sesuai dengan kebutuhan atau tujuan pembelian.

Kelebihan Emas 24 Karat

  • Kadar emas sangat tinggi: Emas 24 karat memiliki kandungan emas mendekati 99,9%, sehingga nilainya relatif tinggi.
  • Cocok untuk investasi: Emas 24 karat umumnya tersedia dalam bentuk batangan atau koin yang lebih cocok untuk disimpan dalam jangka panjang.
  • Mudah diperjualbelikan: Emas murni memiliki pasar yang luas sehingga relatif mudah dijual kembali, meski harga yang diterima tetap bergantung pada kondisi pasar dan kebijakan di tempat pembelian.
  • Tidak bergantung pada tren: Berbeda dengan perhiasan yang terus bergeser model dan trennya, nilai emas batangan lebih berfokus pada berat dan kadar emas.
  • DIversifikasi aset: Emas sering digunakan sebagai salah satu pilihan untuk menyimpan nilai dalam jangka panjang dan melengkapi jenis aset lainnya.

Kekurangan Emas 24 Karat

  • Lebih mudah tergores: Kandungan emas yang tinggi membuat teksturnya lebih lunak, mudah berubah bentuk, bahkan bisa penyok dibandingkan emas dengan kadar rendah.
  • Kurang cocok untuk pemakaian harian: Karena sifatnya yang lunak, emas ini kurang ideal jika digunakan sebagai perhiasan 24 karat atau aksesori pelengkap. Hal ini karena berisiko terkena benturan.
  • Harga beli tinggi: Dengan kadar emas yang tinggi, modal yang perlu Anda keluarkan saat membelinya juga lebih besar dibandingkan dengan emas dengan kadar 18 atau 22 karat dengan berat yang sama.
  • Pilihan perhiasan terbatas: Seperti yang telah disebutkan, emas ini cenderung mudah tergores atau penyok, maka umumnya lebih banyak dijual dalam bentuk batangan atau koin saja.
  • Harus disimpan di tempat aman: Emas fisik perlu disimpan dengan baik untuk mengurangi risiko kehilangan maupun kerusakan akibat faktor dari luar.

Tips Memilih Emas 24 Karat untuk Investasi

Agar investasi Anda memberikan hasil yang optimal, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum membelinya. Berikut beberapa tipsnya.

1. Pastikan Kelengkapan Sertifikat

Emas batangan 24 karat resmi selalu disertai sertifikat keaslian dari produsen tepercaya. Sertifikat ini cukup penting untuk menjamin keaslian emas serta mempermudah proses penjualan kembali di kemudian hari.

2. Perhatikan Cap atau Stempel Kemurnian

Emas murni biasanya memiliki cap 999 atau 24K sebagai penanda kadar kemurniannya. Periksa stempel ini dengan teliti sebelum Anda melakukan transaksi pembelian agar terhindar dari emas palsu.

3. Pantau Harga Berkala

Harga emas 24 karat dunia cukup fluktuatif karena dipengaruhi oleh kondisi pasar global dan kebijakan bank sentral. Oleh karena itu, sebaiknya lakukan pembelian saat harga sedang mengalami koreksi, dan hindari membeli ketika harga sedang tinggi-tingginya.

4. Simpan di Tempat Aman

Memilih untuk memiliki emas fisik, berarti Anda juga harus mau menanggung risiko kehilangan. Oleh karena itu, simpan di brankas pribadi yang kuat atau gunakan layanan safe deposit box di bank untuk menjaga keamanannya.

Mulai Berinvestasi dengan Emas 24 Karat?

Emas 24 karat adalah salah satu pilihan instrumen investasi dengan kadar kemurnian tinggi dan nilai jual yang stabil. Dengan memahami ciri fisik, kelebihan dan kekurangan, serta tips memilihnya, Anda dapat membuat keputusan investasi yang lebih bijak.

Jika Anda sudah memiliki aset emas dan ingin mengecek keasliannya, bahkan menjualnya atau menyimpannya lebih lanjut, layanan cek keaslian emas dari Raja Emas Indonesia bisa menjadi solusi yang tepercaya. 

Kunjungi laman rajaemas.id untuk informasi lebih lengkap seputar edukasi emas, layanan jual beli, dan pengecekan keaslian emas Anda.

Pertanyaan Umum

Siap Jual atau Cek Emas Anda?

Temukan outlet Raja Emas terdekat dan datang langsung, buka setiap hari.